Howdy, Stranger!

It looks like you're new here. If you want to get involved, click one of these buttons!

Categories

Teknik Menyeleksi Keris yang Indah
  • Agar tidak tertipu di dalam usaha meraih keris, demi dipahami kalau tidak segenap keris yang tampilannya secara awam menawan, dengan garapan yang payah, dan detail mempunyai prestise yang menjulung.

    Klasfikasi menurut Waktu Produksi
    Berdasarkan zaman pembuatan tampak beberapa postulat penyebutan lawan keris. Yang pertama bertugas dengan penangguhan dan yang kedua menjatuhkan (talak) berdasar lama dan segar.

    Konsep Penangguhan
    Dari literatur benda bertuah alami yang ada, secara garis besar muncul dua konsep yang dianut sebab kalangan penggemar/pemerhati keris, Postulat Penangguhan pertama dengan memberi keris untuk penangguhan Kuno (masa asal kerajaan Mataram Kuno hingga berdirinya Negara Kahuripan, biasa juga dibilang Tangguh Purwocarito), Madya Usang (Masa Pihak berkuasa Singosari, Wana, Kediri) Uzur Tengah (Masa Kerajaan Pajajaran, Majapahit, Blambangan), Tengahan (Masa Kerajaan Pengging, Demak, Memampangkan, sampai Mataram Sultan Agung) dan Nom (Masa Pemerintahan Kartosuro, Surakarta, Yogyakarta datang pertengahan masa XIX). Postulat Penangguhan Ke-2 terkait peluang berdirinya pihak berkuasa dan daerah (sekilas bisa dilihat saat tulisan sebelumnya).

    Konsep Keris Lama & Baru
    Berdasarkan konsep ini keris dibagi menjadi 2 golongan gede, yaitu Keris lama yang terdiri atas keris tua bangka dan nem-neman, dan Keris baru. Penggolongan keris lama adalah Keris yang terbuat sebelum pucuk abad XIX dan Keris baru didefinisikan sebagai keris yang dibuat sehabis pertengahan era XIX. Yang disebut Keris tua serta nem-neman swasembada ada kira-kira pendapat, jurang lain jika yang dibilang keris tua renta adalah Keris yang disusun pada perihal kerajaan Majapahit dan sebelumnya. Pendapat lainnya menyatakan lalu keris yang dibuat saat masa pemerintahan Mataram Sultan Agung & sebelumnya mampu dikelompokkan sederajat keris renta. Pada prinsipnya dengan penetapan fisik yang serupa keris periode secara umum nilainya kian tinggi atas keris trendi.

    Klasifikasi berlandaskan keaslian (originality)
    Berdasarkan pengertian ini kalian mengenal Keris asli (utuh dan gak utuh), Keris besutan dan keris owah-owahan. Keris sah adalah Keris yang tidak mendapati perubahan susunan pada buah yang dapat menyebabkan reparasi dhapur dan juga tidak mengalami penambahan pamor yang dilakukan pada rentang waktu yang jauh setelah keris menjadi. Penggantian ganja keris sedang dapat dianggap tidak menyabot keaslian Keris, demikian juga dengan pemberian kinatah dan sinarasah.

    Keris besutan berasal dari Keris lama yang karena memilikinya aus bahkan pada sebelah tajam Keris yang diproses menjadi patut kembali tanpa merubah dhapur atau pamor keris. Sebagaimana diketahui, jika logam pada keris lama kadang di dalam sisi tajamnya membentuk sesuai keropos tajam atau istilahnya ngeron tebu. bagian itu yang dihaluskan dengan tujuan untuk keindahan dan juga pengawetan. Impak dari besutan mengakibatkan tolok ukur bilah Keris menjadi lebih ramping. Sekitar penggemar Keris kurang suka proses yang ada, tetapi sebagian yang lain setuju dengan alasan untuk pelestarian keris, karena kondisi ngeron tebu semakin lama bakal membuat Keris keropos & patah.